Siswa yang Merokok Tak Akan Dapat Jatah ‘Uang’ KJP

ahok

Jakarta~ Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjamin siswa yang merokok dan atau memiliki handphone (HP) mahal tidak akan mendapat Kartu Jakarta Pintar (KJP). Menurut Gubernur DKI Jakarta ini, KJP hanya diberikan bagi siswa-siswa kurang mampu. Siswa yang kurang mampu tentu tak memiliki HP mahal dan rokok.

“Kami lebih perketat aturan. Anak yang ngerokok, pegang handphone mahal. Kalau merokok, dua bungkus sehari lagi, kan lucu,” sebut Gubernur Ahok seperti diwartakan Kompas.

Lebih lanjut, Gubernur Ahok berharap penerima jaminan pendidikan dari Pemprov DKI merupakan siswa yang memang membutuhkan. Pasalnya Pemprov DKI sudah akan mencairkan Rp 2,4 triliun untuk mendanai program ini.

Sebelumnya, KJP dianggarkan senile 3 triliun rupiah. Namun, ditemukan banyak penerima ganda maupun penerima yang tidak sesuai peruntukan Anggaran KJP 2015 sehingga ada pemotongan sebesar Rp 600 miliar.

“Makanya sekarang mau kami kurangi siapa (penerima KJP) yang betul-betul baik,” lanjutnya .

Data terkini, ada 479.198 siswa yang tercatat menjadi pemohon KJP . Jumlah tersebut terdiri atas 133.486 siswa di Jakarta Timur, 3.727 siswa di Kepulauan Seribu , 96.290 di Jakarta Utara, 87.319 siswa di Jakarta Selatan, 54.314 siswa di Jakarta Pusat, dan104.062 siswa di Jakarta Barat.

Tags:
author

Author: