Sopir Taksi di Bali ‘Juga’ Tuntut Pembubaran Grab dan Uber

museum bali

Bali~ Tidak hanya di Jakarta, tuntutan pemblokiran taksi berbasis aplikasi seperti Grab dan Uber juga berlangsung di Bali. Anggota Persatuan Sopir Taksi Bali (Persotab) menggelar unjuk rasa damai kemarin (23/3).

“Kalau sampai tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan kembali turun ke jalan dengan jumlah lebih besar lagi” ancam koordinator aksi, Ketut Witra, di halaman Dishub Provinsi Bali (23/3).

Seperti diwartakan merdeka.com, aksi tersebut diwarnai pembacaan enam pernyataan sikap. Sikap berikut.

  1. Meminta Kadishub Provinsi Bali segera membuat surat permohonan ditujukan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika, supaya segera memblokir aplikasi Grab Car dan Uber.
  2. Kadishub diminta segera membuat surat permohonan kepada Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung buat menurunkan reklame Grab Car dan Uber di Bali.
  3. Kadishub didesak mengirim surat resmi kepada Menteri Koperasi dan UKM supaya tidak mengizinkan berdirinya koperasi Grab.
  4. Dishub Bali didesak segera turun menertibkan operasional Grab Car dan Uber di Bali.
  5. Ucapan terima kasih kepada Gubernur Bali dan DPRD Bali atas sikapnya menolak Grab Car dan Uber.
  6. Mendukung Kadishub melaksanakan fungsi tugasnya menertibkan dan melaksanakan penertiban Uber dan Grab Car sesuai poin ke-4
Tags:
author

Author: