Sudah Keluarkan Uang Banyak, Ribuan Honorer K2 Gagal Diangkat Jadi PNS

PNS_thumb.jpg

Pewartaekbis~ Kekecewaan menyelimuti wajah Fetua Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I), Titi Purwaningsih. Ia pun kini mempertanyakan keberpihakan Presiden Joko‎ Widodo kepada rakyat, lantaran menolak usulan untuk mengangkat ribuan tenaga honorer K2 menjadi PNS.

Menurut Titi, kunci pengangkatan ribuan honorer menjadi PNS ada di tangan presiden.

“Kami percaya‎ Pak MenPAN-RB mau memperjuangkan kami. Tapi kuncinya kan ada di Presiden. Nah Pak Menteri juga mestinya harus bisa meyakinkan presiden sama seperti saat memperjuangkan guru bantu DKI Jakarta,” sebutnya (3/11).

Dengan ‘menolak’ pengangkatan honorer menjadi PNS, pemerintah sudah mematahkan semangat honorer K2 yang tengah mengawal proses verifikasi validasi di daerah. ‎Pasalnya, honorer K2 sudah mengeluarkan dana hingga miliaran rupiah untuk mengurus administrasi.

“Bagaimana tidak banyak, coba dikalikan saja sendiri. Satu honorer mengeluarkan uang sekitar 200 ribu rupiah untuk mengurus berkas-berkasnya seperti fotocopy SK, absensi, kartu register, dan lain-lain. Padahal untuk honorarium saja tidak sampai 200 ribu per bulan. Saat ini jumlah honorer K2 sekitar 430 ribuan orang, kalau semua ditotal ada sekitar 8‎6 miliar,” jelas Titi seperti diwartakan JPNN.

Sebagaimana diketahui, pemerintah membatalkan pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS pada 2016. Keputusan itu diambil lantaran pemerintah tidak memiliki dana untuk mengangkat sekitar 430 ribu honorer K2.

“Anggaran pengangkatan honorer K2 tidak ada. Karena beban negara sangat besar, apalagi harus membayar gaji PNS yang 4,5 juta orang,” demikian penjelasan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan ‎Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi (2/11).

Tags:
author

Author: