Suspect Ebola Asal Madiun Berangsur Membaik

jem

Madiun – TKI asal Tuban M (29), yang bekerja sebagai penebang kayu hutan di Liberia terduga penderita virus ebola. Pria berinisial M tersebut kembali dari Liberia pada 26 Oktober 2014 lalu,  hingga Sabtu (1/11) kemarin M masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi B-6 Rumah Sakit Umum dr Soedono Madiun, Jawa Timur. Dalam ruangan tersebut, dia hanya ditunggui Dian (istri M) dengan pakaian steril lengkap seperti perawat dan tim medis.

Berdasarkan hasil uji laboratorium sampel darah menunjukkan adanya penurunan fungsi beberapa organ tubuhnya. Terutama pada ginjal, liver, dan thrombosit. Melihat gejala klinis yang mengarah pada tanda-tanda serangan virus ebola ini, maka tim medis melakukan tindakan. Preventif dengan mengesampingkan itu penyakit malaria atau demam berdarah.

Selain M, Dinas Kesehatan juga memantau 21 warga Kabupaten Madiun yang baru pulang dari Liberia. Sebanyak tiga di antaranya warga Kecamatan Pilangkenceng, seorang dari Kecamatan Mejayan, sepuluh dari Kecamatan Saradan, dan tujuh asal Kecamatan Gemarang.

Kabid Pelayanan Medik RSU dr Soedono, dr Syaiful Anwar mengatakan,selama dua hari dirawat di RSUD kondisi M membaik. Demam yang sebelumnya mencapai 38 derajat Celsius turun menjadi 36 derajat Celsius. Meski demikian, pemantauan intensif terus dilakukan oleh paramedis.

Untuk memastikan apakah M terjangkit ebola atau tidak, baru diketahui delapan hari lagi. Sebab, masa inkubasi penyakit ebola ini adalah 21 hari. Hingga Sabtu ini, M sudah menjalani masa perawatan selama 13 hari.

Saiful menambahkan, bahwa RSU dr Soedono Madiun berencana akan merujuk M ke Rumah Sakit Umum dr Soetomo Surabaya. Hal tersebut dikarenakan RSU dr Soetomo secara infrastruktur lebih memiliki medik yang memadai. Namun ia belum mengetahui pasti kapan pasien ini akan dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Tags:
author

Author: