Tak Lolos SNMPTN, Tenang Masih ada 6 Jalur Lain Masuk UGM

Terdapat enam jalur masuk menadi mahasiswa UGM

Terdapat enam jalur masuk menadi mahasiswa UGM

Pewartaekbis.com — Setalah pengumuman kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tanggal 27 Mei hari ini, apabila peserta SNMPTN yang berminat untuk berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), tetapi gagal dalam seleksi, tidak perlu berkecil hati. Masih ada enam jalur alternatif untuk tetap bisa kuliah di kampus tertua di Yogyakarta itu.

Dilansir dari Antara,  Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Iwan Dwi Prahasto memberikan keterangan, kuota mahasiswa UGM dari jalur SNMPTN masih merupakan  50% jatah kursi bagi mahasiswa baru di UGM.

50% jatah kursilainnya akan diambilkan dari lima jalur penerimaan lain, di antaranya adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Ujian Mandiri.

“SBMPTN masih ada slot 30 persen, sisanya untuk penerimaan Ujian Mandiri (UM UGM),” paparnya, Jumat (24/5/2014).

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan, kuota UGM untuk mahasiswa baru daya tampungnya mencapai 9.200 kursi. Jika dikalkulasi, dari jalur SNMPTN akan diperoleh sekitar 4.000 calon mahasiswa, jalur SBMPTN 3.400 dan dari jalur UM didapat 2.000 orang.

Sementara itu, untuk program Ujian Mandiri UGM (UM UGM), kampus yang terletak  di Bulaksumur, Yogyakarta itu akan menyelenggarakannya di empat kota di Indonesia, yaitu Jogja, Jakarta, Pekanbaru dan Balikpapan. Alasan pemilihan keempat kota itu tersebut karena animo yang tinggi dan adanya jaringan keluarga Alumni Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Kamagama).

Selain SNMPTN dan SBMPTN, imbuh Iwan,  masih ada jalur penelusuran bibit unggul (PBU) yang meliputi beberapa jenis komponen. “Ada Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu [PBUTM], Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi [PBUB], penelusuran bibit unggul olahraga dan seni serta penelusuran bibit unggul kemitraan,” ungkapnya.

Terkait hasil SNMPTN yang baru akan diumumkan Selasa (27/5),  UGM menetapkan tujuh komponen sebagai dasar penerimaan.

Dari tujuh komponen itu, kelulusan dalam Ujian Akhir Nasional (UAN) memiliki penentu sekitar 10% sampai 15% Enam penentu lainnya yakni mengenai indeks sekolah, nilai rapor, rangking sekolah, prestasi siswa selama ini, pencapaian alumni sekolah itu, rasio pendaftar yang meminati program studi yang dipilih serta track record sekolah selama ini. Tujuan diterapkannya tujuh kriteria tersebut  agar UGM dapat mencegah kesalahan memberikan insentif kepada orang yang tidak tepat,

“ Nilai UAN tetap jadi penentu. ” tambahnya.

Tags: