Taklukkan Perseru 6-2, Pemain Persib Tetap dapat Kritik

persib bolaa

Bandung ~ Kemarin, 30 November 2016, Persib bandung sukses mengalahkan Perseru Serui dengan skor 6-2. Meski menang dengan skor fantastis, bukan berarti pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, tak punya kritik atas anak asuhnya saat laga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Dalam laga tersebut, Maung Bandung mesti rela kebobolandua gol yang prosesnya terjadi berawal dari bola mati. Gol ini dicetak oleh Boman pada menit ke-64 dan Osas Saha pada menit ke-68.

Disebut oleh pelatih yang dipanggil Djanur ini, du gol tersebut terjadi lantaran kelengahan dari skuad Persib. Padahal, ia merasa sudah menginstruksikan anak asuhnya untuk fokus.

“Ya pertama betul konsentrasi dan itu yang beberapa kali saya sampaikan baik sebelum pertandingan ataupun dikoreksi pada waktu istirahat, itu yang saya tekankan kepada para pemain,” terangnya setelah laga.

Soal postur tubuh pemain juga disoroti Djanur.

“Karena jujur mereka banyak pemain yang tinggi, sementara kami hanya dua yang bisa Sergio sama Markos, itu pun sebagai pemain depan, saya pikir agak berbeda ya,” sebutnya.

Sebenarnya, kata Djanur, serangan Bilibig dkk tidak terlalu membahayakan pertahanan pasukannya. Namun, Perseru sukses memaksimalkan bola mati untuk merobek gawang tim kebanggaan bobotoh dan hal itu berhasil dengan dua gol yang bersarang di gawang M Natshir.

“Dan itu kenapa saya tekankan betul karena pada babak pertama saja kami kalau Deden (M Natshir) tidak melakukan save sudah kebobolan dari bola mati dan corner dan terjadi juga pada babak kedua, satu dari corner satu lagi dari freekick,” katanya kemudian seperti diwartakan juara.net.

Tags:
author

Author: