Teknologi Menyaingi Peran Manusia, Apakah Perlu Khawatir?

por

Pewarta Ekbis.com– Perkembangan teknologi tak lagi dapat dipungkiri, amat sangat membantu kelangsungan hidup manusia modern saat ini. Akan tetapi, perkembangan teknologi  tersebut terkadang bagaikan dua sisi mata pedang. Selain membantu memudahkan kehidupan manusia, tapi di sisi lain secara langsung telah membunuh teknologi lama dikarenakan adanya teknologi terbaru. Salah satunya adalah beberapa dari kita akan terancam kehilangan pekerjaan karena tergantikan oleh mesin.

Seperti halnya analisis dari Glassdoor memperkirakan bahwa situs komunitas pencari kerja, otomatisasi akan meningkat drastis pada tahun 2033 mendatang.

Scott Dobroski (Ahli Komunitas Glassdoor) mengatakan, “Di masa depan, tampaknya kebanyakan dari pekerjaan yang ada saat ini, dari kasir ke teller, akan diotomatisasi dan kebutuhan untuk orang sungguhan mengerjakan peran tersebut tidak akan diperlukan lagi saat teknologi sudah mampu dan mengambil tanggung jawab tersebut,”

Dari hasil analisis, Glassdoor mengklaim  bahwa sebanyak 47% dari pekerjaan yang ada saat ini akan diambil alih oleh tenaga mesin. Ada beberapa jenis pekerjaan dengan keterampilan rendah dapat digantikan dengan mudah oleh tenaga mesin. Namun, pekerjaan yang membutuhkan kreativitas atau kemampuan sosial tinggi akan tergantikan dengan mudah. Beberapa diantaranya, yaitu:

Telemarketer , peran telemarketer  dimasa mendatang ada kemungkinan digantikan oleh sistem mesin penjawab otomatis.

Teller bank,  menurut Mark Gilder (Director of Distribution Strategy Citibank),  sekitar 85 % pekerjaan teller bank saat ini dapat dilakukan di ATM. Namun, enurut Bureau of Labor Statistics (BLS) AS, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan pada jumlah tenaga kerja Teller Bank hingga tahun 2022 mendatang. Hal tersebut dikarenakan jenis pekerjaan ini masih belum  bisa sepenuhnya digantikan oleh mesin.

Kasir, beberapa toko besar di AS dan negara-negara Barat lainnya sudah menyediakan sebuah mesin khusus untuk layanan mandiri  untuk para pembelinya.

Resepsionis dan Operator telepon, tugas menerima panggilan telepon yang biasanya dilakukan oleh resepsionis dan operator telepon saat ini sudah mulai dikerjakan oleh mesin penjawab atau sistem asisten virtual atau virtual receptionist.

Tukang pos, peran surat berbentuk fisik saat ini sudah tergantikan oleh e-mail atau surat elektronik.

Agen perjalanan (travel agent), saat ini konsumen dapat melakukan dapat sendiri melalui situs maskapai yang ingin digunakan.

Juru Ketik, peran juru ketik untuk masa depan diprediksi akan tergantikan oleh mesin atau software pengenal suara. Saat ini, para ahli dan perusahaan teknologi raksasa terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem tersebut.

Reporter , profesi reporter media cetak atau koran diprediksi akan terus menurun, dengan adanya layanan blog dan media online.

Penginput data (data entry), peran pekerjaan ini dapat digantikan oleh software pengenal suara.

Sementara itu, Dedy Budiman M.Pd (The Champion Sales Traine) mengatakan, “perubahan teknologi boleh jadi semakin canggih tetapi kalau manusia bekerja menggunakan Otak danKekuatan yang dimiliki maka tidak perlu khawatir. Justru sebaiknya jadikan teknologi sebagai pendorong untuk lebih maju. Tetapi bila pekerjaan saat ini lebih mengandalkan otot, dan tidak sesuai dengan potensi kekuatan yang dimiliki, mungkin saatnya untuk berpikir ulang sebelum terlambat”.

Ia juga mengajak kepada kita semua untuk merenungi dua hal sebagai bekal motivasi, “Sadarilah bahwa teknologi memang canggih, tapi sebenarnya OTAK yang diberikan oleh TUHAN jauh lebih canggih”.

Kemudian yang kedua adalah, temukan potensi kekuatan yang dimiliki, karena tidak ada satupun manusia yang bisa mengerjakan segala hal dengan sangat baik dan sempurna. Selalu ada sisi kekuatan dan kelemahan dari setiap hal, ini terjadi karena memang Tuhan memberikan kepada manusia Talenta / Bakat yang berbeda untuk melakukan peranan yang berbeda pula.

Tags:
author

Author: