Tenang Dulu, Kita Selesaikan Bersama-sama Lokasi yang Ada Peredaran Vaksin Palsunya

vaksin
Surabaya – Terkuaknya 14 rumah sakit dan 8 klinik yang menggunakan vaksin palsu membuat resah masyarakat. Karena, selama ini masyarakat mengandalkan tenaga medis dalam perawatan kesehatan keluarganya.

Dilansir dari Detik.com, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tidak resah terhadap kasus vaksin palsu yang tengah menjadi topik utama saat ini.

“Sudah ada 23 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah lagi. Sedangkan sanksi bagi rumah sakit sedang diproses penyelidikannya. Bisa saja dicabut izinnya, bisa hanya teguran dan lain-lain”, kata Presiden kepada wartawan usai menghadiri acara Sosialisasi Amnesti Pajak di Grand City Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/7/2016) malam.

Jokowi menghimbau agar masyarakat jangan terlalu panik akan hal ini. Ia mengatakan, sudah memberi intruksi kepada Menteri Kesehatan untuk mencari solusinya.

“Entah nanti sendirian di Kementerian Kesehatan, atau nanti bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk satu per satu menyelesaikan di setiap lokasi-lokasi yang ada peredaran vaksin palsu,” harapnya.

Tags:
author

Author: