Terkait Lambang PKI, Ketua MPR Imbau Masyarakat Tidak Reaktif

cpns mpr ri

Jakarta~ Isu Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi topik bahasan utama di berbagai media. Terlebih ada respon keras dari pemerintah dan aparat terkait lambang-lambang organisasi terlarang ini.

Di tengah memanasnya isu ini,  Ketua MPR Zulkifli Hasan menceritakan jika palu arit sebagai lambang komunis di tanah kelahiran ideologi itu di Eropa Timur sudah menjadi suvenir (cenderamata).

“Di negara aslinya sudah jadi suvenir, bukan ideologi lagi, karena kaos atau barang-barang berlogo palu arit itu sudah langka,” sebutnya di Dialog Empat Pilar Kebangsaan di Aula Garuda Mukti, Unair Surabaya (12/5).

Ia berharap masyarakat tidak bersikap reaktif menyikapi lambang kasus palu arit. Palu arit sebagai ideologi menurutnya sudah ditinggalkan di Eropa Timur.

“Jangan berlebihan, karena urusan kita juga banyak, kesejahteraan masyarakat, korupsi, darurat narkoba,” lanjutnya.

Meski demikian,  ia mengingatkan adanya kemungkinan ideologi komunis bangkit kembali perlu diwaspadai dengan penerapan Pancasila dalam kehidupan.

“Tahun 1960-an, Bung Karno sudah berpidato di hadapan Sidang Umum PBB. Beliau menyatakan kami tidak ikut ideologi Barat (kapitalisme/liberalisme) dan Timur (sosialisme/komunisme), kami mempunyai ideologi negara sendiri yakni Pancasila,” lanjutnya kemudian seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: