Terkait Tragedi MH17, Presiden SBY Berkomunikasi dengan Raja Wilem Alexander dari Belanda

SBY berkomunikasi di ruang Istana Negara

Ilustrasi: SBY sedangberkomunikasi di ruang Istana Negara

Pewartaekbis — Terkait tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa siang menerima telepon dan melakukan komunikasi dengan Raja Belanda Willem-Alexander. 

Hal itu dibenarkan oleh Staf Khusus Presiden bidang hubungan internasional Teuku Faizasyah dalam pesan singkat melalui telepon selular kepada Antara di Jakarta, Selasa sore.

“Presiden Yudhoyono siang hari tadi (22/7) telah menerima telepon dari Raja Willem Alexander dari Kerajaan Belanda. Dalam pembicaraan telepon yang berlangsung sekitar 10 menit, kedua kepala negara saling menyampaikan bela sungkawa atas korban tertembaknya MH17,” terang Faizasyah.

Seperti diketahui sebelumnya, kedua negar, Indonesia dan Belanda sama-sama berduka atas kecelakaan jatuhnya pesawat Malaysia Air Lines MH17 tersebut. Sebabnya di dalam pesawat nahas itu terdapat warga negara Belanda dan Indonesia yang menjadi korban.

Faizasyah menambahkan, Raja Wilem berharap dapat bertemu dengan Presiden Yudhoyono bila berkunjung ke Indonesia dalam kapasitas barunya sebagai Raja Belanda, meskipun Presiden Yudhoyono telah menyelesaikan masa tugasnya.

Hal itu menunjukkan eratnya hubungan presiden SBY dengan Raja dan Ratu Belanda tersebut dalam kapasitasnya sebagai seorang negarawan dan sahabat bilateral. Bahkan, Presiden Yudhoyono, kata Faizasyah, juga menyampaikan salam bagi Ratu Maxima.


“Presiden SBY mengenal secara pribadi Ratu Maxima (permaisuri Raja Willem-red) sewaktu memimpin High Level Panel Post 2015 Development Agenda. Ratu Maxima hadir dalam perannya sebagai special envoy PBB untuk isu financial inclusion,” imbuh Faizasyah.

Tags:
author

Author: