Tidur Berkualitas? Ini Caranya

tid

Pewartaekbis- Kualitas tidur biasanya diidentikkan dengan tidur cukup. Namun , meskipun sudah tidur 8-9 jam setiap harinya terkadang tubuh tetap saja terasa lelah dan layu.

Dilansir dari Detik.com, terkait hal tersebut John Swartzberg, MD, dari UC Berkeley School of Public Health sudah mengatakan beberapa langkah sederhana untuk meningkatkan kualitas tidur Anda.

Pertama, hindari tidur siang. Dr Swartzberg mengatakan, tidur siang dapat merusak sistem ritme sirkadian tubuh. Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur kapan Anda tidur dan kapan Anda bangun. Dengan ini tidur siang akan mengacaukan fungsi tersebut dan membuat Anda sulit tidur di malam hari.

“Jika Anda sangat membutuhkan tidur dan tak bisa ditahan, atur waktu tidur siang seperti kucing, yakni hanya 15-20 menit saja,” paparnya.

Kedua, Dr Swartzberg menyarankan untuk olahraga secara teratur. Sebab, olahraga yang teratur dapat memperkuat ritme sirkadian. Semakin kuat ritme sirkadian Anda, semakin lama Anda mengalami fase tidur dalam.

“Semakin lama Anda mengalami fase tidur dalam, tidur akan semakin nyenyak. Riset menunjukkan mereka yang berolahraga teratur mengaku tidur lebih nyenyak meskipun jam tidur sedikit,” kata Dr Swartzberg.

Ketiga, simpan tablet. Penelitian membuktikan cahaya biru yang muncul dari layar merusak ritme sirkadian dan mengganggu aktivitas tidur. Karena terbukti mengganggu, maka sebaiknya simpan tablet, smartphone, e-reader dan alat elektronik lainnya saat Anda beranjak tidur.

Penelitian juga membuktikan melatonin, hormon pembuat ngantuk, berhenti diproduksi ketika terpapar cahaya dan membuat seseorang sulit tidur.

“Jika memang harus membaca, baca buku menggunakan lampu tidur,” pesan Dr Swartzberg.

Keempat, atur kamar. Sebuah penelitian menyebutkan orang yang merapikan kamar di pagi hari memiliki kemungkinan 19 persen tidur lebih nyenyak daripada orang yang tidak merapikan kamarnya.

“Buat kamar tidur seminimalis mungkin, tanpa gangguan dari televisi atau barang lainnya,” ungkap Dr Swartzberg.

Selain itu, suasana kamar juga berpengaruh terhadap kualitas tidur Anda. Kamar dengan suhu sejuk, kurang lebih 18-20 derajat celsius, menurut penelitian dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Berikutnya, ciptakan suasana tenang. Sebagian orang sering sulit tidur nyenyak karena tinggal di rumah yang ramai, atau kamarnya tepat berada di samping jalan raya yang berisik. Untuk itu, suasana tenang harus diciptakan.

“Pendingin ruangan, air purifier dan suara kipas angin dapat menjadi white noise yang baik,” saran Dr Swartzberg.

Whiter noise merupakan bunyi yang tidak mengganggu, membuat pikiran lebih rileks sehingga tidur lebih nyenyak.

Rate this article!
Tags:
author

Author: