Tim Gabungan Yakin Blackbox Air Asia QZ8501 Segera Ditemukan

air asia
Pewartaekbis — Sejak dinyatakan hilang kontak pada pada 28 Desember 2014 silam, tim gabungan pencarian pesawat Air Asia QZ8501 terus melakukan pencarian terhadap korban, puing pesawat, dan yang juga tak kalah penting kotak hitam (black box) yang menyimpan data lengkap penerbangan pesawat Airbus 320-200  yang jatuh di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah tersebut.

Mantan Menhub Jusman Syafii Djamal dala sebuah wawancara interaktif di sebuah stasiun TV swasta menyatakan bahwa apabila  bagian belakang pesawat yang kemungkinan  ditemukan Basarnas, itu benar bagian ekor pesawat, maka dalam waktu tidak lama black box akan segera ditemukan.

Jusman menyebutkan biasanya black box ditempatkan di bagian ekor pesawat.

Sementara itu, di tempat terpisah, dilansir dari Antara, Kepala Badan SAR Nasional, FH Bambang Soelistyo, Sabtu (3/1/2015) mengatakan empat bagian besar pesawat AirAsia QZ8501 telah terdeteksi sonar dari kapal Geo Surveu pada hari ke-7 operasi pencarian.

“Melalui kapal Geo Survey yang mampu mendeteksi bawah air, telah terdeteksi empat bagian besar pesawat,” katanya

Dia menyebutkan dua dari empat objek besar itu tertangkap secara tiga dimensi (3D) oleh kapal Geo Survey pada pukul 05.43 WIB dan pukul 15.00 WIB.

“Keempat obyek ini seluruhnya berada di daerah prioritas pencarian. Rata-rata jarak antara satu dan lain berdekatan,” imbuhnya.

Berikut sejumlah fakta penting yang perlu Anda ketahui tantang Black Box yang sebenarnya didominasi warna orange itu:

  • wujud Black box
    Black box (dpa/dw.de)Black box sebenarnya berupa tabung yang umumnya berwarna oranye kemerahan, agar mudah kelihatan dari jauh dan bisa ditemukan dengan cepat.
  • Dulu Black box memang berukuran besar, tetapi jenis yang modern tidak berukuran besar, hanya sebesar kotak sepatu.
  • Black box sebenarnya terdiri dari dua alat perekam, yaitu perekam data penerbangan (flight data recorder) dan perekam suara di kokpit (cockpit voice recorder). Karena ada dua alat perekam, sering juga disebut black boxes.
  • Dari sisi kekuatan, tabung black box mampu menahan bantingan dari ketinggian besar, kedap air sampai kedalaman 6.000 meter, dan tahan suhu panas sampai diatas 1.000 derajat Celcius selama sedikitnya 30 menit. Jadi, tabung black box pesawat tidak mudah rusak walaupun terbanting dan terbakar.
  • Karena baru dicari jika pesawat mengalami kerusakan, maka black box biasa  ditempatkan di badan pesawat  yang tidak mudah rusak dan terlindung dengan baik. Posisinya tergantung dari konstruksi pesawat. Biasanya di bagian tengah atau bagian belakang dekat roda pesawat.
  • Alat perekam memiliki sistem sinyal darurat berupa sinyal “ping” yang bisa digunakan untuk mendeteksi lokasinya. Jika tenggelam di air, sinyal segera dikirim secara otomatis sampai 30 hari, tergantung pada kapasitas baterai. Biasanya para ahli memperhitungkan waktu 6-10 hari sampai baterai melemah.
  • Guna mendeteksi posisi black box di bawah air, tim pencari bisa menggunakan bantuan mikrofon bawah air dan detektor sonar.
  • Meski blackbox Air Asia QZ8501 diklaim akan segera ditemukan, tetapi fakta menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus kecelakaan pesawat, black box baru ditemukan beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun kemudian

Tags: