Tingkatkan Perindustrian Dalam Negeri, Pemerintah Indonesia Akan Segera Dirikan Industri Pengolahan Rumput Laut Skala Besar

rumput laut

JAKARTA – Untuk mendorong pengembangan industri rumput laut itu, Presiden RI Joko Widodo ingin pengembangan rumput laut dilakukan secara serius. Mulai dari budi daya, pengolahan hingga industri yang bisa meningkatkan kualitas produk rumput laut. Oleh karena itu, agar rumput laut dapat menjadi produk industri yang lebih berkualitas, maka pemerintah akan melengkapi pengembangan industri rumput laut dengan sejumlah aturan.

Menko Maritim Indrayono Soesilo di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (12/3) mengatakan, pemerintah berencana akan membangun industri rumput laut di Sulawesi Selatan. Presiden mengharapkan, industri pengolahan rumput laut yang selama ini diolah di luar negeri diupayakan komoditas tersebut dalam skala besar akan diolah dalam negeri sendiri.

Indrayono mengatakan, pabrik yang ada akan terus dioptimalkan. Sehingga, dengan adanya produksi dalam negeri yang mengolah rumput laut, dapat untuk tambahan makanan anak sekolah dan meningkatkan gizi masyarakat secara tidak langsung.

Budi daya rumput laut memakan waktu sekitar 45 hari hingga bisa dipanen. Harga jual rumput laut kering berkisar Rp 12.000 perkilogramnya. Namun, jika rumput laut kering yang dioleh menjadi produk tingkat lanjut maka harganya akan meningkat. Dengan demikian, adanya pengembangan industri rumput laut dalam negeri dapat berjalan bersama budi daya dan produk siap ekspornya.

Untuk mendukung pengembangan industri rumput laut ini pemerintah juga akan menetapkan beberapa aturan dengan menyesuaikan aturan yang sudah ada. Seperti, Undang-Undang tata kelola wilayah pesisir dan undang-undang pemerintah daerah.

Lebih lanjut Indroyono, saat ini Indonesia baru memiliki empat provinsi dan tujuh kabupaten yang sudah punya tata ruang pesisir yang semuanya berada di Pulau Jawa. Dan selanjutnya akan didukung oleh para bupati, wali kota dan gubernur untuk membuat tata ruang pesisir. Sehingga, ada zona pengembangan rumput laut dan bisa berkembang.

Tags:
author

Author: