Titik Terang Insiden Jatuhnya AirAsia QZ8501 Mulai Terlihat Setelah Ditemukannya Ekor Pesawat

ekpes

PANGKALAN BUN— Pencarian puing-puing pesawat Air Asia QZ8501 akhirnya telah menemui titik terang. Tim penyelam pertama TNI Angkatan Laut yang diterjunkan sejak Minggu (4/1/2015) akhirnya berhasil menemukan ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada 28 Desember lalu di Selat Karimata, perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada Rabu (7/1/2015) siang. Bagian ekor pesawat ditemukan di titik koordinat 03.36.31 Lintang Selatan dan 109.41.66 Bujur Timur dalam keadaan terbalik dan tertanam dilumpur.

Penemuan ekor pesawat ini berlangsung dalam waktu yang cukup singkat yaitu sekitar 17 menit. Penyelaman yang dilakukan oleh Serma Marinir Boflen Sirait bersama Serka Marinir Oot Sudarma dan rekan-rekan lainnya dimulai pada Pukul 10.30 WIB. Sesampainya di dasar laut, keduanya langsung menemukan bagian ekor pesawat. Pada pukul 10.47 WIB,teim penyelam naik kembali ke permukaan air dengan sejumlah foto dan tali yang sudah terpasang dengan baik. Dari gambar yang diambil oleh tim penyelam terdapat tulisan AXC. Dimana PK-AXC merupakan nomor registrasi pesawat Airbus yang berada di Indonesia.

Boflen menuturkan, faktor alam dengan cuaca yang sangat cerah memudahkan para penyelam dalam proses pencarian. Dengan kedalaman laut sekitar 35 meter, didukung kecepatan arus laut juga tidak terlalu besar sekitar 2 knot atau setara dengan 1,852 km per jam. Tim penyelam ini nantinya akan kembali diterjunkan untuk mencari cara terbaik untuk mengangkat ekor pesawat tersebut. Dengan demikian, kotak hitam yang berada di dalam ekor pesawat itu dapat segera diambil dan diteliti isi percakapan pilot yang terekam di dalamnya.

Saat ini, Enam kapal disiagakan di lokasi ditemukannya ekor pesawat AirAsia QZ8501. Kapal tersebut akan melakukan penjagaan dan pengawasan sejauh dua nautical miles. Keenam kapal yang disiagakan yakni dua kapal navigasi milik Kementerian Perhubungan, KN Jadayat dan KN Andromeda, serta empat kapal milik Basarnas. Selain menyiagakan kapal, kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh atau remotely operate vehicle (ROV) juga sudah diturunkan untuk mencari bagian besar dari tubuh pesawat yang hilang.

Tags:
author

Author: