TNI Tangkap 4 Kapal Asing Di Sekitar Laut Sulawesi

kapal

Jakarta – Lagi-lagi kapal asing tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia. Kapal-kapal pencuri ikan dari negara asing masih saja banyak yang nekat mengambil ikan di perairan Indonesia padahal resiko jika tertangkap kapalnya akan ditenggelamkan. Pada Minggu (22/2/2015) lalu personel TNI AL berhasil menangkap 4 kapal pencuri ikan. Kapal-kapal yang ditangkap di sekitar Laut Sulawesi itu milik Filipina.

Keempat kapal berjenis kecil sekitar 16-20 GT (gross ton) dengan bendera Filipina itu adalah Van Boat (VB) Vien 09, VB Saint Thomas, VB Saint Jose, dan VB Santa Cruz. Masing-masing kapal membawa 2 ABK dan saat ditangkap membawa muatan ikan hasil curian. Kapal-kapal pencuri ikan tersebut ditangkap oleh KRI Slamet Riyadi yang sedang beroperasi. Keempat kapal tersebut tertangkap di 295 mil sebelah timur Tarakan, mendekati Gorontalo bagian utara. Saat ini 4 kapal yang berjenis kecil itu sudah berada di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarakan, Kalimantan Utara, termasuk dengan para ABK nya.

Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Manahan Simorangkir, Rabu (25/2/2015) malam mengatakan, saat ini sedang diproses secara administrasi. Ia mengatakan ada kemungkinan akan ditenggelamkan seperti yang sebelum-sebelumnya. Namun, keputusan tersebut masih menunggu putusan dari pengadilan.Sementara para ABK belum diserahkan ke pihak imigrasi karena masih menunggu proses hukum.

Kadispen Manahan menjelaskan, “Biasanya di kapal itu ada 1 ABK atau 1 nahkoda yang bertanggung jawab, nanti dicari siapa nahkodanya. Nanti dihukum sesuai UU, diadili seperti biasa para pelanggar. Sekarang mereka di Lanal Tarakan. Nanti akhirnya dikirim ke imigrasi”.

Menurut Kadispen Manahan, para pencuri ikan dari negara asing sangat tertarik berlayar di perairan Indonesia dikarenakan laut Indonesia memiliki air laut yang lebih hanggat, sehingga kaya akan hasil laut. Indonesia juga masih memiliki banyak pulau karang di mana mangrove juga lebih banyak di Indonesia.

Tags:
author

Author: