Vaksin Palsu? Rumah Sakit Harusnya Punya Incenerator

vaksin

Jakarta- Kasus terjadinya vaksin palsu merupakan salah sat indikasi lemahnya pengawasan terhadap peredaran obat di Indonesia. Hal ini juga menandakan, minim pula pengawasan manajemen limbah farmasi rumah sakit.

Dilansir dari Kompas.com, Tulus Abadi, SH, Ketua YLKI menilai, kasus vaksin palsu ini, salah satunya disebabkan karena rumah sakit sembarangan dalam membuang limbah.

Tulus menambakan, setiap rumah sakit seharusnya punya incenerator untuk membakar limbah farmasi. Ia mengataan, hal ini pada dasarnya adalah tanggung jawab Kementrian Lingkungan Hidup, untuk menegaskan bahwa ada kewajiban dari pihak rumah sakit menyediakan incenerator untuk membakar limbah-limbah farmasi yang ada di rumah sakit,

“Alat incenerator memang mahal, perawatannya pun mahal. Tapi, tetap tak bisa jadi alasan rumah sakit untuk tidak memilikinya. Rumah sakit tetap harus punya. Caranya bisa dengan gabungan antar rumah sakit, agar biayanya bisa ditanggung bersama. Selain itu, industri farmasi juga harus bertanggungjawab untuk mengatasi limbah farmasi”, papar Tulus.

Tags:
author

Author: