[Video] ‘Dawn of the Planet of the Apes’, Kisah Penuh Moral Kera vs Manusia

Sinopsis Film Dawn Of The Planet Of The Apes 2014

Karakter Malcolm yang muncul dalam film ini sebagai penengah pertikaian manusia dan kera.

‘Dawn of the Planet of the Apes’, film tentang perjuangan para kera melawan manusia yang baru dirilis di Indonesia tanggal 11 Juli 2014 lalu ini berhasil menyita perhatian para penikmat film. Cerita dalam film yang merupakan lanjutan ‘Rise of the Planet of the Apes’ ini banyak mempertontonkan adegan sarat muatan moral. Alur cerita yang masuk akal berhasil mengantarkan film ini ke puncak box office Amerika Serikat.

Film ini menceritakan tentang kehidupan para kera yang berjuang melawan dominasi manusia. Kera digambarkan memiliki kecerdasan yang tidak kalah dengan kecerdasan manusia. Dalam film ini, manusia diceritakan terancam oleh bangsa kera yang kepintarannya semakin meningkat setelah dijadikan kelinci percobaan di laboratorium.

Konsep cerita dalam film ini sederhana tapi cukup menarik. Setting dalam film ini terjadi 10 tahun sejak kejadian dalam film sebelumnya. Dalam film ini diceritakan, setelah 10 tahun, Bumi terinfeksi virus berbahaya yang menurunkan populasi manusia hingga jumlah yang cukup ekstrem. Hanya sedikit manusia yang mampu bertahan dari serangan virus tersebut.

Virus yang membuat pengidapnya menderita penyakit seperti flu, disebut flu simian ini tidak hanya berdampak buruk pada manusia, tetapi juga pada kera. Jumlah populasi kera juga menurun secara drastik. Lewat perjuangan kera dan manusia ini, pertarungan antara manusia dan kera mulai terjadi. Manusia tidak lagi mendominasi kera, tetapi kera juga mulai dapat mengimbangi kekuatan manusia.

Kecerdasan manusia di bidang teknologi dan persenjataan ternyata juga dengan mudah dikuasai oleh kera. Kera sanggup menggunakan senjata yang sama yang digunakan oleh manusia. Kera bahkan bisa menggunakan alat-alat tersebut untuk melawan manusia. Sebagai penengah pertikaian yang terjadi antara kera dan manusia, muncul karakter Malcolm (Jason Clarke). Malcolm berusaha memperjuangkan perdamaian di antara manusia dank era. Sungguh misi yang sangat sulit karena ia harus melawan temannya sendiri, Dreyfus (diperankan Gary Oldman).

Dreyfus yang menganggap kera sebagai ancaman bagi manusia ingin membasmi seluruh populasi kera. Sementara itu, di pihak bangsa kera, muncul Koba, yang juga menganggap manusia sebagai ancaman. Bangsa kera, yang dipimpin oleh Caesar, sebenarnya ingin berdamai dengan manusia. Ia memiliki misi yang sama dengan Malcolm. Namun, Koba, yang dahulu pernah dijadikan sebagai kelinci percobaan oleh manusia, merasa dendam dan ingin membalas perbuatan manusia. Koba ingin menghancurkan manusia.

Siapakah yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam pertarungan antara kera melawan manusia ini? Untuk mengobati rasa penasaran Anda, saksikan trailernya di bawah ini.

Tags:
author

Author: