Wah! Jumlah Pengidap Gangguan Kejiwaan Meningkat

sakit jiwa caleg

Semarang – Meski dunia medis semakin canggih, namun fakta tentang pengidap gangguan kejiwaan yang terus meningkat seolah tak bisa dihindari. Di Jawa tengah misalnya, jumlah pengidap gangguan ini mencapai 317.504 jiwa di tahun 2015. Jumlah ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang tercatat 260.247 jiwa.

“Salah satu permasalahan penanganan penderita gangguan jiwa, yang diketahui selalu sama yaitu tidak semua RS Umum mempunyai klinik jiwa karena belum tersedia tenaga medis jiwa, juga tak banyak kasus jiwa di masyarakat. Sehingga, upaya yang dilakukan adalah peningkatan pembinaan program kesehatan jiwa di sarana kesehatan, kemudian pelatihan bagi dokter dan paramedis, terutama upaya promotif dan preventif, dan juga meningkatkan pelaksanaan sistem monitoring dan evaluasi pencatatan dan pelaporan program kesehatan jiwa,” sebut Anggota komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Karsono (10/10).

Ia menilai, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan tingginya angka gangguan jiwa di Jateng.

“Tekanan ekonomi, beban pekerjaan, tata kota yang buruk, hingga penyakit kronis yang diderita membuat masyarakat stres. Stres bisa mempengaruhi produktivitas, meningkatkan keparahan penyakit, hingga memunculkan gangguan sosial. Namun, persoalan mental emosional itu masih disepelekan, sehingga penanganan tuntas gangguan jiwa tidak hanya milik Dinas Kesehatan, namun sinergi dari Dinas Sosial maupun Kepolisian,” lanjutnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: