Wah, Ratusan Ribu Warga Banten Dimungkinkan Tak Bisa Nyoblos Gubernur

gedung KPU jelang pengumuman pilpres

Banten~ Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan Pilgub Banten 2017. Salah satunya, ada 817.401 warga Provinsi Banten yang terancam tidak bisa mencoblos lantaran belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Dijelaskan oleh Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna,  jumlah daftar pemilih sementara (DPS) dari 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten sebanyak 7.802.350 pemilih.

“Dari pendataan tersebut ditemukan daftar pemilih potensial non KTP elektronik sebanyak 817.401 orang,” sebutnya di Hotel Novotel, Kota Tangerang  beberapa waktu lalu.

Agus menerangkan bahwa berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) No 8/2016, salah satu syarat mencoblos adalah sudah melakukan perekaman e-KTP. Artinya, calon pemilih yang belum melakukan rekam e-KTP hingga 1 Desember 2016 belum merekam maka   akan dicoret dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Karena itu kita mengimbau agar warga segera melakukan perekaman. Karena saat ini blanko e-KTP masih habis, minimal sudah mendapat surat keterangan telah melakukan perekaman dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil),” terangnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, KPUD Banten sudah berkoodinasi dengan pemerintah di Kabupaten Kota di Provinsi Banten untuk mengeluarkan surat keterangan perekaman.

“Kita juga meminta agar Pemda mendorong warganya melakukan perekaman agar hak suaranya tidak hilang,” beber Agus seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: