Wah! Tiket Kereta Ekonomi ‘Naik’ Lagi

mudik kereta lebaran gratis 2014

Pewartaekbis~ Setelah sempat mengalami turun harga, tiket kereta api sepertinya akan kembali naik per 1 April 2015. Hal itu seiring dengan penyesuaian tarif yang dilakukan PT KAI untuk kereta kelas ekonomi jarak sedang dan jarak jauh serta KRL Jabodetabek. Bahkan, penyesuaian tersebut telah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) No. PM. 17 Tahun 2015.

Humas Daop IV Semarang, Suprapto, menjelaskan jika peraturan tersebut sekaligus mencabut pemberlakukan peraturan menteri yang mengatur mengenai tarif KA kelas ekonomi diatur dalam PM No. 5 Tahun 2014.

Menurut Suprapto, KA kelas ekonomi bersubsidi yang mengalami penyesuaian tarif sesuai Peraturan Menhub No 17 Tahun 2015 yaitu, KA Kalijaga (Semarang Poncol – Purwosari) masih tetap Rp 10.000, KA Tegal Arum (Tegal – Jakarta kota) dari Rp 25.000 menjadi Rp 50.000, KA Kertajaya (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen) dari Rp 50.000 menjadi Rp 90.000, KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen) dari Rp 65.000 menjadi Rp 115.000, KA Brantas (Kediri – Pasar Senen) dari Rp 55.000 menjadi Rp 90.000, dan KA Tawang Jaya (Semarang Poncol – Pasar Senen) dari Rp 45.000 menjadi Rp 65.000.

Suprapto juga menjelaskan jika ada beberapa faktor yang melatarbelakangi penyesuaian tariff kereta.

 “Ada empat faktor utama yang menyebabkan perlunya dilakukan penyesuaian tarif tiket KA kelas ekonomi,” kata Suprapto seperti diwartakan Suara Merdeka.

Berdasarkan penuturan Suprapto, hingga saat ini PT KAI masih mengimpor 90 persen suku cadang. untuk lokomotif dan  kereta. Pasalnya, hanya sebagian kecil suku cadang yang bisa diperoleh dari produsen dalam negeri.

Oleh karena pembelian tersebut menggunakan mata uang dollar Amerika Serikat, sehingga harga yang harus dibayar PT KAI pun tergantung dengan naik turunnya mata uang Rupiah di hadapan dolar AS. Sayangnya, dalam lima bulan terakhir mata uang rupiah cenderung mengalami pelemahan nilai tukar.

Tags:
author

Author: