Waspadai Gejala Kanker Pada Anak- anak

ank

Pewartaekbis- Berdasarkan data International Confederation of Childhood Cancer Parent Organizations (ICCCPO), hingga saat ini, diperkirakan sekitar 25% dari penderita kanker adalah anak-anak. Sementara di Indonesia sendiri, Depkes telah mencatat dari 200.000 penderita kanker disetiap tahun, 4000 diantaranya adalah anak-anak.

Jenis kanker yang sering ditemukan pada anak-anak diantaranya, kanker darah (leukimia), tumor otak, kanker kelenjar getah bening (limfoma), kanker mata (retinoblastoma), kanker saraf (neuroblatoma), kanker ginjal, kanker jaringan otot lurik (rabdomiosamiosarkoma), dan kanker tulang (osteosarkoma).

Namun, tidak seperti pada orang dewasa, gejala kanker pada anak-anka sulit untuk dikenali. Hal ini dikarenakan anak-anak belum mampu mengetahui perubahan yang terjadi pada tubunya. Sehingga, jika sakit sedikit mereka hanya diam dan tidak mengeluh.

Oleh karena itu, orang tua sebaiknya waspada jika anak mengalami perubahan pada kondisi tubunya.Misalnya, lesu, pucat, demam yang tidak jelas penyebabnya, nyeri tulang, pendarahan abnormal, atau tampak adanya benjolan pada kulit anak.

Kasus kanker yang menyerang anak-anak jumlahnya hanya sekitar 2% dari seluruh penyakit kanker yang menyerang orang dewasa. Akan tetapi, perlu diwaspadai karena kanker pada anak memberi dampak yang cukup mengerikan. Bahkan, bisa menyebabkan kematian jika teak segera terdeteksi dan ditangani.

Sampai saat ini, penyebab kanker yang menyerang anak-anak masih belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Namun, menurut beberapa pengamatan para ahli meyakini bahwa kanker merupakan hasil interaksi dari beberapa faktor (multifaktorial).

Salah satu penyebabnya diduga karena adanya penyimpangan pertumbuhan sel akibat  cacat gen. Cacat pada sel ini mengakibatkan pertumbuhan sel menyimpang dan tidak terkendali. Adapun dari sejumlah jenis kanker yang telah disebutkan, kanker darah dan tumor otak merupakan kedua jenis kanker yang paling sering diderita anak-anak.

Tags:
author

Author: