Waspadai Talk Pemicu Kanker

kanker

Jakarta- Jackie Fox (62), seorang perempuan asal Alabama meninggal dunia pada Oktober 2015. Fox tiga tahun sebelumnya, didiagnosis kanker ovarium. Penyakitnya, ini diduga karena Ia pengguna setia Baby Powder dan Shower to Shower selama 35 tahun.

Kedua produk yang digunakan Fox merupakan produk perawatan tubuh berbasis talk atau talcum. Dalam bentuk aslinya, talk mengandung asbestos yang memang bersifat karsinogenik. Pihak keluarga pun mengajukan tuntutan terhadap perusahaan farmasi Jonhnson&Johnson.

Dilansir dari Detik.com, Perusahaan farmasi Johnson & Johnson diharuskan membayar ganti rugi US$ 72 juta (sekitar Rp 965,5 miliar), dikarenakan bedak bayi buatannya memicu kanker ovarium.

Sejak 1973, semua produk talk yang dijual di AS sudah diharuskan bebas asbestos. Masalahnya, talk yang sudah bebas asbestos dikhawatirkan masih bersifat karsinogenik. American Cancer Society pada 1999 sudah memberikan perhatian pada bahaya tersebut.

Sementara itu, International Agency for Research on Cancer (IARC) menempatkan talk yang diaplikasikan di area genital, dalam kategori ‘mungkin karsinogen’ pada manusia adalah pemicu terjadinya kanker ovarium tersebut.

Tercatat ada sekitar 1.000 pengguna bedak bayi Johnson & Johnson lainnya yang mengajukan gugatan ke pengadilan Missouri. Sebanyak 200 kasus serupa juga diajukan di New Jersey.

Meski demikian, seorang juru bicara Johnson & Johnson, Carol Goodrich mengatakan sangat bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keamanan konsumen. Pihaknya mengaku sangat kecewa dengan hasil sidang.

Rate this article!
Tags:
author

Author: