WHO Canangkan Dana Darurat Untuk Tangani Wabah Ebola

ebola

Pewartaekbis- Ebola merupakan wabah mematikan yang ‘ditemukan’ sejak tahun 1976. Wabah ebola kembali menyebar dibeberapa negara sejak kasus pertama terjadi di Guinea tenggara awal tahun 2014 lalu. Wabah ini pun menyebar ke Liberia, Sierra Leone, Nigeria dan Mali. Wabah penyakit ini dilaporkan terjadi mulai bulan Maret 2014, dan telah mengambil korban sebanyak 11.000 jiwa.

Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Norwegia, Prancis, Italia, Swiss dan Inggris Raya, turut memberikan bantuan dengan merawat pasien yang terkena virus ebola yang melanda Afrika Barat ini.

Dengan adanya dukungan dari beberapa negara tersebut, beberapa waktu lalu Liberia dinyatakan menjadi negara pertama yang bebas virus. Dimana sebelumnya, Liberia termasuk dalam tiga negara yang paling terpengaruh wabah ebola. Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah selama 42 hari tidak ditemukan kasus baru.

Sementara itu, untuk menanggulangi wabah ebola ini organisasi kesehatan dunia (WHO) mencanangkan dana darurat sebesar US$100 juta (Rp1,3 trilyun). Dalam hal ini, Direktur Jendral WHO, Margaret Chan mengatakan, bahwa organisasinya kewalahan menghadapi penyebaran penyakit mematikan yang melanda Afrika Barat ini.

Untuk penanganan wabah ini, Chan mengatakan, kebutuhan penanganannya sepuluh kali lipat lebih besar daripada yang diduga. Hal tersebut Ia sampaikan dalam pertemuan tahunan WHO.

“Dengan dukungan negara anggota, saya mencanangkan dana darurat US$100 juta, bersumber dari sumbangan sukarela tak mengikat, untuk menjamin bahwa kami memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk segera menyusun tanggapan awal,” kata Chan.

Lebih lanjut Chan mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun sebuah program ‘terpadu’ untuk penanganan darurat wabah mematikan ini.

Tags:
author

Author: