Yaman Bergejolak, Hadhramaut Tetap Adem

yaman

Pewartaekbis~ Di tengah konflik yang melanda negeri Yaman, ada satu kota yang ramai diperbincangkan karena tetap aman dan adem ayem. Kota dimaksud ialah Hadhramaut yang sering disebut sebagai kota wali. Di kota inilah banyak pelajar asal Indonesia menimba ilmu agama.

Salah satu universitas di Hadhramaut yang cukup diminati pelajar asal Indonesia ialah Universitas Al Ahgaff. Asosiasi Mahasiswa Indonesia Universitas Al Ahgaff Yaman bahkan menyerukan agar mahasiswa Indonesia di universitas tersebut tidak ikut dievakuasi. Meskipun mereka juga tidak melarang jika ada mahasiswa asal Indonesia yang tetap ingin pulang ke tanah air.

“Sehubungan dengan gencarnya pemberitaan media massa tentang krisis di Yaman dan proses evakuasi WNI yang menimbulkan keresahan dan kecemasan, maka dengan ini kami Asosiasi Mahasiswa Indonesia di Universitas Al Ahgaff merasa perlu menyampaikan penjelasan dan klarisikasi tentang hal tersebut” demikian bunyi awalan klarifikasi yang mereka sebarkan di beberapa media.

Dalam surat klarifikasi, asosiasi ini juga menyatakan jika Propinsi Hadhramaut jauh dari zona perang.

“ Lokasi Universitas Al Ahgaff di Propinsi Hadhramaut jauh dari zona perang yang terpusat di daerah Sana’a, Hudaidah, dan Aden. Semua Aktifitas di Hadhramaut berjalan normal tidak terpengaruh dengan konflik yang terjadi” tulis klarifikasi yang ditandatangani oleh Imam Rohmatullah atas nama Asosiasi Mahasiswa Indonesia Al Ahgaff.

Sebelumnya, Rektor Universitas al-Ahgaff  Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun juga menyatakan hal serupa.

“Semua mahasiswa al-Ahgaff tidak perlu ikut evakuasi, karena Insya Allah Hadhramaut akan tetap aman, bahkan Hadhramaut dijadikan tempat pengungsian oleh orang-orang yang kotanya tidak aman seperti kota Aden. Jangan takut dan jangan cemas kalaupun pihak KBRI Indonesia di Yaman menganjurkan agar dievakuasi, Saya yang akan bertanggung jawab atas keselamatan kalian semua dan mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa” papar Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun seperti diwartakan elhooda.net.

Tags:
author

Author: